Kreatif dan Mandiri! Kemeriahan Bazar Kewirausahaan SMK Negeri 4 Pangkalan Bun, Siswa Unjuk Gigi Jadi Pengusaha Muda

Pangkalan Bun – Suasana halaman parkiran di SMK Negeri 4 Pangkalan Bun tampak berbeda dan jauh lebih ramai dari biasanya pada Hari Senin hingga Kamis, Tanggal 22 – 25 Juni 2026]. Aroma sedap masakan dan riuh rendah suara tawar-menawar memenuhi udara. Rupanya, sekolah tengah menggelar acara yang paling dinanti: Bazar Kewirausahaan Siswa.

Bazar ini sepenuhnya diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMK Negeri 4 Pangkalan Bun dari Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual ( DKV ), Akuntansi ( AK ), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) serta Pengembangan Perangkat Lunak dan GIM (PPLG ). Acara ini menjadi wadah nyata bagi para murid untuk mempraktikkan ilmu mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) yang selama ini mereka pelajari di kelas.

Ragam Kuliner Kreatif Karya Siswa

Sejak pagi hari, halaman parker sekolah sudah disulap menjadi deretan stan (booth) yang dihias menarik secara mandiri oleh masing-masing konsentrasi keahlian/ kelas. Fokus bazar kali ini adalah bisnis kuliner, di mana para siswa ditantang untuk mengolah dan memasarkan aneka makanan dan minuman.

Kreativitas berbagai macam kuliner kekinian hingga makanan tradisional disajikan dalam bazar tersebut.Beberapa menu yang menjadi primadona antara lain :

  • Makanan: pudding, jagung susu keju (jasuke), lumpia, cilok,ceker ayam pedas dan sebagainya .
  • Minuman: : Es kopi susu kekinian,es jeruk segar, es sirup segar, es serut jeruk nipis, es teh ori/ hijau

Tidak hanya mengutamakan rasa, para siswa juga bersaing ketat dalam hal estetika pengemasan (packaging) dan strategi promosi digital untuk menarik pembeli yang terdiri dari sesama siswa, guru dan staf

Belajar Menghadapi "Pasar Nyata"

Kepala SMK Negeri 4 Pangkalan Bun, Muliatuise, S.Pd.,M.M, dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan rasa bangganya atas kemandirian para siswa.

"Bazar ini bukan sekadar ajang jualan bersenang-senang, melainkan laboratorium hidup bagi siswa SMK. Di sini mereka belajar cara menghitung modal, menentukan harga jual, melakukan pemasaran, hingga bagaimana cara melayani konsumen dengan ramah (excellent service). Ini adalah bekal berharga sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia industri atau membuka lapangan kerja sendiri," ujar beliau.